Kamis, 26 Maret 2009

Program Bapemas: Pelatihan Manajemen & Wirausaha Untuk Pemula




Pelatihan Ketrampilan:
Pengembang Ekonomi Lokal Bagi Perempuan di Kota Surabaya.
Untuk Tahun 2009 ini dimulai di Royal Plaza Surabaya pada tanggal 29 Januari & Di ITC Mega Grosir tgl 30 Januari. Sebanyak 400 ibu ibu sudah menjalani pelatihan yang berlangsung serius tapi santai, disertai simulasi ketrampilan yang menumbuhkan kreativitas untuk meningkatkan nilai jual produk.


Bpk Ir Juwono Saroso, Presiden Direktur Tristar Culinary Institue menyampaikan materi: Kiat menangkap Peluang Usaha, di Royal Plaza tgl 29 Januari 2009


Ibu ibu binaan BAPEMAS sedang bekerja sama menghias Toples untuk meningkatkan harga jual produk.


Bapak Tri Hartono SH, Operational Director Tristar Culinary Institute sedang menyampaikan materi seminar: Cara Menghitung Keuntungan Usaha & Penyusutan Peralatan/ Sarana Kerja.


Peserta Pelatihan sedang mengumpulkan Hasil Kreasi Menghias Camilan dalam Toples untuk meningkatkan Harga Jual Produk.


Bpk Otje Herman Wibowo, dosen Patiseri Tristar Culinary Institute menjelaskan jenis jenis usaha Kuliner yang bisa dimulai dengan Modal yang Minim. Juga menjelaskan trik membuat kue kering agar hasilnya stabil apabila diproduksi sesuai dengan resep yang telah distandarisasi.


Bapak Ir Juwono Saroso, membagikan hadiah Buku Peluang Usaha DCreepes Renyah & Harum, kepada peserta yang berhasil menjawab pertanyaan.


Peseta Pelatihan sangat antusias berdialog & tanya jawab seputar dunia usaha kuliner

Duel Masak Caleg di DBL Arena - Juri dari Tristar Culinary Institute

Dalam Acara Festival Politik 2009 yang diadakan pada tanggal 28 Februari 2009, Tristar Culinary Institute mengadakan duel masak untuk umum dan caleg. Duel masak yang bertempat di Gedung DBL Arena ini dimulai pada pukul 10.00 untuk kategori peserta umum.


Total peserta yang ikut pada duel masak umum ini adalah sebanyak 23 peserta mulai dari ibu-ibu, bapak-bapak, sampai pelajar. Semua peserta tampak antusias dan bersemangat dalam memasak nasi goreng dengan resepnya sendiri-sendiri.

Tidak sedikit peserta yang tampil total dalam duel ini. Mereka membawa dekorasi sendiri yang sudah dipersiapkan sebelumnya, seperti mentimun yang sudah di ukir, maupun kulit pangsit yang sudah dimasak.

Tidak heran kalau para peserta begitu bersemangat, karena hadiah yang disediakan adalah uang tunai sebesar 700.000 rupiah untuk juara I, 500.000 rupiah untuk juara II dan sebesar 300.000 rupiah untuk juara III. Selain ketiga juara itu, juga ada hadiah hiburan sebesar 100.000 rupiah untuk 5 orang peserta juara harapan.

Pemenang duel masak kategori umum adalah ibu Winny Irawati, dengan
masakan "Nasi Goreng Bakar". Nasi goreng yang dia buat ditata rapi dalam sebuah baki yang terdapat ukiran mentimun di dalam bakinya. Nasinya dibungkus oleh daun pisang dan kemudian dibakar. "Nasi Goreng Bakar" ini berhasil memikat hati para juri dari Tristar Culinary dan Tabloid Koki yang menilai dari segi Tampilan, Rasa, dan Tekstur sehingga menjadikannya sebagai pemenang dalam duel masak kategori umum.
Untuk mempersiapkan tampilan seperti ini, Ibu Winny mengaku mempersiapkannya selama satu malam, sebelum dimulainya event.

Acara berikutnya setelah duel masak kategori umum selesai adalah duel masak antar caleg. Total peserta (caleg) yang mengikuti duel masak kategori caleg ini sejumlah 8 orang yang terdiri dari berbagai partai. Pada saat memasak, para caleg tampak bersemangat. Walaupun secara tampilan masih belum sebaik kategori umum, tetapi semangat mereka patut diacungi jempol.

Kursus Bakso Komplit Tristar - Belajar Bisnis Bakso Komplit via VCD Tutorial

Kursus & Demo Mesin Pencetak Bakso


Pelatihan Bakso Komplit Tristar, dajarkan aneka resep:
Bakso Kenyal Tanpa Borax
Bakso Kotak
Bakso Puyuh
Bakso Kasar
Siomay Basah & Siomay Goreng
Tahu Bakso
Diajarkan Resep Cara Membuat Kuah Bakso & Sambalnya
Info Pendaftaran:
Uya 031-8704764-65

VCD Tutorial: Kursus Bakso Komplit
Rp 200.000,-
Hubungi: Miss Nur, Hp 081332004197
Miss Uya Hp 085731051010

Link:
WISATA KULINER TRISTAR
PELUANG USAHA JAJANAN TRENDY
KURSUS KULINER TRISTAR
TRISTAR MACHINERY
TRISTAR FOOD INGGRIDIENT

Program Fun Kitchen @ Tristar

Fun Kitchen @ Tristar adalah Cooking Class di dapur Tristar, secara kolektif maximum 15 peserta.
Dibimbing oleh Instruktur yang berpengalaman dibidangnya.
Menu dapat dipilih di daftar menu sesuai dengan permintaan (3-4macam).
Peserta praktek langsung memasak/membuat kue, menggunakan fasilitas terlengkap dari dapur Tristar.
Durasi: 3-4 jam.
Hasil Kursus dibawa pulang.
Biaya: Rp 2.500.000,- /Paket.
Apabila peserta lebih dari 15 orang, ada tambahan biaya Rp 150.000,-/orang.



Liputan Kegiatan Funkitchen @ Tristar with SMA YPPI
Menyambut Hari Kasih Sayang, 10 siswa YPPI I cooking class bersama di dapur Tristar Culinary Institute.
Dipandu oleh Chef Otje Herman Wibowo, mereka praktek membuat aneka kreasi coklat untuk persiapan Valentine.

Aneka Program Fun Kitchen @ Tristar, antara lain:

Kursus Nasi Goreng


Kursus Spiku


Kursus bakso


Kursus Paket Masakan China/ Chinesse Food Cooking Class.


Kursus Kue Kering


Kursus Bebakaran


Kursus Kue Kering


Kursus Roti Manis




Tertarik untuk mengikuti Fun Kitchen @ Tristar?
Ada 3 pilihan tempat:

Tristar Culinary Institute Cabang Royal Plaza:
Royal Plaza Food Court Lt III Blok N1-17.
Telp/Fax 031-8271625.
Telp: 031-83109709 (Amay),
031-91938825 (Rosa),
031-91938824(Ellis).
Manager:
Bpk Nunu 031-71724499 - 081553874499.

Tristar Culinary Institute Pusat:
Jln Raya Jemursari 234 & 240A
Telp: 031- 8433224-25 031-8415016
Fax 031-8432050
Hp 0817321024. (Contact Person: Ms Cicilia, Ms Indah, & Ms Ranni)

Tristar Kursus Home Industry & Handicraft.
Jln. Rungkut Mapan Utara CA 24 Surabaya.
Telp 031- 8707808, 8794764-65
HP 085731051010.
Contact Person: Ms Uya, Ms Nurul, Ms Iva, Ms Novi.

Liputan Acara Love & Crazy Chocolate Cake Competition







Pada tanggal 21 Febuari 2009 Tristar Culinary Institute mengadakan Chocolate Cake Competition yang bertempat di Royal Plaza. Ide acara ini didasari pada hari valentine yang jatuh pada 14 febuari 2009 bertujuan untuk memancing kreativitas para peserta dalam mendesain kue coklat.

Sebanyak 18 tim (setiap tim terdiri atas 2 orang) yang terdiri dari golongan umum dan pelajar turut berpartisipasi dalam kompetisi ini. Para peserta sudah membawa coklatnya masing-masing dalam kompetisi ini. Jadi, begitu perlombaan dimulai peserta hanya cukup menghiasnya dengan bahan-bahan yang mereka bawa sendiri.

Dalam lomba menghias cake ini, para pengunjung diperbolehkan untuk masuk ke arena dan bertanya-tanya kepada para peserta. Hal ini menjadi sebuah tantangan tersendiri kepada para peserta karena para pengunjung dijamin akan mengganggu konsentrasi mereka.
Tetapi, para peserta tampak ramah dan tersenyum dalam menjawab setiap pertanyaan pengunjung.

Setelah acara kompetisi selesai, acara dilanjutkan dengan sesi lelang kue. Jadi, kue yang sudah dibuat oleh para peserta dijual kembali dengan sistem lelang. Harganya juga sangat murah. Lelang ini dimulai dari harga 5000 rupiah, dengan kenaikan sebesar 5000 rupiah juga. Semua orang diperbolehkan untuk ikut serta dalam acara lelang. Sesi lelang ini benar-benar panas. Semua pemegang tiket untuk sesi lelang berebut kue coklat yang harganya miring.